Terkait Persoalan Pekerja Di Kota Dumai, Mhd Alfien Dicky Khassogi: Pemerintah Kota Dumai Harus Mencari Solusi
DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Sejumlah aktivis buruh dan serikat pekerja/serikat buruh mengadakan pertemuan membahas permasalahan pekerja dikota Dumai Bertempat di Bandrek Kopral jalan Janur Kuning Kelurahan Jaya Mukti pada Selasa 05/04/2022.

Dalam pertemuan itu mereka menyayangkan kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai yang beberapa bulan ini mengalami kekosongan Mediator Hubungan industrial.
Di kesempatan itu ketua DPC Serikat Pekerja Nasional Kota Dumai Mhd Alfien Dicky Khassogi turut memberikan tanggapan, "Acara mediasi hubungan industrial merupakan bagian yang tak terpisah dari langkah penyelesaian hubungan industrial setelah gagal nya langkah bipartit (upaya penyelesaian permasalahan antara pengusaha dan pekerja/Wakil pekerja),Pemerintah Kota Dumai harus mencari solusi secepat mungkin terkait kekosongan Mediator pada Disnakertrans, jika dibiarkan akan banyak perkara-perkara di bidang Ketenagakerjaan yang terbengkalai". Tutur Alfien
"Untuk detail perkara KetenagaKerjaan tidak semua pendamping pekerja akan melimpahkannya ke Pengawas provinsi sebut saja kami (SPN), terkadang kita melihat Bobot perkara dan kepentingan dari perkara tersebut, di tambah lagi pasca majenas 3 serikat pekerja nasional di Jawa Tengah tanggal 30-31 Maret lalu, kami di arahkan untuk memberikan laporan peristiwa yang di Tangani daerah ke pusat untuk di koordinasikan ke Kementerian Ketenagakerjaan".ucap Alfien
"Yang terjadi di Disnakertrans kota Dumai saat ini mungkin akan menjadi laporan awal ke pusat agar di terus kan ke kementrian ketenagakerjaan,jadi kita berharap Pemko Dumai dapat dengan bijak,serius dan gerak cepat menanggapi adanya kekosongan Mediator Hubungan Industrial ini, Disamping itu juga Kepmenakertrans nomor : Kep.92/MEN/VI/2004 memperbolehkan Kepala disnaker setempat menjadi mediator khusus berdasarkan usulan Walikota,regulasi nya sudah diatur tunggu apalagi jangan beri ruang untuk pekerja meneriakkan suara sebab akan mempengaruhi elektabilitas kinerja".tutup Alfien
Menurut Ketua SPN lagi Penyelesaian perkara hubungan industrial sangat di butuhkan oleh pekerja dan pengusaha sebagai solusi terhadap permasalahan yang terjadi diantara kedua nya,sesuai regulasi yang ada di butuh kan mediator hubungan industrial yang berada pada Dinas Tenaga Kerja setempat.
Pasca Pilkada tahun 2019 kata Alfien yang dimenangkan pasangan Paisal-Amris yang kini menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Dumai Periode 2019 s/d 2024, salah satu instansi penting pada tatanan daerah Kota Dumai seakan-akan kurang di perhatikan instansi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai yang merupakan corong hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja.
"Ini pusat informasi bagi para pekerja, tempat pengurusan syarat dan administrasi ketenagakerjaan dan wadah upaya penyelesaian perkara Ketenagakerjaan melalui Tripartit," Tutur Alfien
DPC Serikat buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) melalui ketua Bidang konsulidasinya ismunandar mengatakan "Berkali kali sudah kita singgung bahkan tiga bulan lalu saya udah menjumpai Walikota Dumai untuk membahas tentang ada nya kekosongan secara hukum di jabatan fungsional yaitu mediator di Disnakertrans Dumai pasca adanya perubahan jabatan di tubuh disnakertrans kota Dumai tetapi nampak nya Walikota Dumai memang tidak ada kepedulian untuk menyelesaikan masalah ini".kata Ismunandar
"Saya menilai ada indikasi pelemahan di tubuh Disnaker Dumai dengan mengorbankan nasib buruh demi menjaga hubungan baik antara walikota dumai dengan pihak manajemen perusahaan atau invenstor yang menanamkan invenstasi nya di kota Duma," Tambahnya
"Solusi dari kita dengan kondisi DPRD Kota Dumai sekarang dalam keadaan "mandul" Maka untuk menyadarkan Walikota Dumai agar lebih memperhatikan masalah ketenagakerjaan di Kota Dumai dengan mengadakan aksi massa dikantor Disnakertrans Dumai dan kantor Walikota dumai dengan tujuan untuk menyegel kantor Disnaker Dumai dan menggantikan pamflet kantor walikota dengan menambahkan PT. Kantor Walikota Dumai"tegas Ismunandar.


Berita Lainnya
Pembagian Takjil Forum Pemuda Pemudi Teladan Sekitarnya
Virus Corona Berdampak pada Kenaikan Harga Bawang Putih Dipasaran
Pemprov Riau Salurkan Bosda Sekolah Swasta Sebesar Rp12,4 Miliar
Kegiata Hari HPN 2021 PWI Berbagi Sembako dan Masker kepada Masyarakat Cilacap
Pernyataan Lengkap Prabowo ke Kader Gerindra Terkait Pandemi Corona
'Dinyinyirin', GAMARI Tetap Eksis Hadirkan Keadilan Negeri Bahkan Hingga Sampai ke Pulau Jawa
Lampu PJU Dicopot, DPRD Ingatkan Dishub Lakukan Sosialisasi
Bhabinkamtibmas Mekar Sari Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Respon Cepat Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Bripka Lamganda Situmorang SH Tindaklanjut Laporan Warga
Pemuda Gonjong Limo Dumai Potong Hewan Qurban Perdana
Sosialisasi dan Diskusi RUU Pemasyarakatan, Rindra Wardhana Harap Tidak Ada Persepsi yang Salah
Agar Tidak Ada Korban, Ujang Alwi : Besok Saya Lapor Polisi