• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Akibat Masih Beroperasinya Pasar Induk Tanah Tinggi

Puluhan Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Kota Tangerang Mengadu Ke DPRD

PantauNews

Kamis, 06 Januari 2022 22:45:28 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi yang semestinya sudah harus di relokasi ke pasar Jatiuwung karena izinnya tidak diperpanjang sesuai pernyataan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, membuat puluhan pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Tangerang berdemo dan mengadukan nasibnya serta mempertanyakan masih beroperasinya Pasar Induk Tanah Tinggi.

Aksi demo puluhan pedagang pasar Jatiuwung tersebut digelar di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Kamis (06/01/22) menyampaikan nasib para pedagang pasar Jatiuwung yang merasa dirugikan dengan masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi, padahal menurut para pedagang , Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, pernah menyatakan, bahwa pasar induk Tanah Tinggi sudah habis ijinnya tahun 2021 dan akan menutup serta merelokasi pasar induk Tanah Tinggi, bahkan pernyataan Walikota Tangerang tersebut sempat diekspos disalah satu media harian nasional pada tahun 2018, namun sampai saat ini, pasar induk Tanah Tinggi belum juga ditutup oleh Walikota, sehingga pasar induk Jatiuwung yang sempat di resmikan oleh Arief Wismansyah tersebut, kondisinya sepi dan membuat rugi para pedagang.

Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung, Yudi, mempertanyakan masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi di awal tahun 2022 ini, padahal ijinnya sudah habis dan tidak diperpanjang lagi.

"Kami mohon kepada bapak Walikota Tangerang untuk segera mengambil sikap dan keputusan, atas dasar pernyataan Walikota Tangerang yang sempat diberitakan di salah satu koran harian pada bulan Oktober 2018 yang lalu dan kami meminta Walikota Tangerang untuk segera menutup pasar induk Tanah Tinggi, setidaknya kenapa ada pembiaran kalau memang perizinannya tidak ada,"  ujar Yudi, usai diterima oleh Ketua DPRD Kota Tangerang.

Ditambahkan oleh Yudi, " kurang lebih, ini yang dirugikan sama sama pedagang juga sebenarnya, di pasar Tanah Tinggi di rugikan dan pedagang pasar Jatiuwung juga dirugikan, karena omzet semua pedagang menurun gara gara dua pasar induk ini " ujar Yudi.

Menurut Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, " kita akan segera meminta penjelasan Walikota Tangerang, terkait dualisme pasar induk ini, secepatnya, setelah ini, saya bersama Komisi 3 akan rapat internal tentang langkah langkah tahapan berikutnya dan selain itu, akan meminta penjelasan Walikota Tangerang dan pihaknya juga akan memanggil dinas dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan itu, sehingga dalam hearing nanti, kita akan tahu jawabannya, karena nanti kita ingin konfirmasi dahulu dengan dinas dinas terkait, seperti, Indagkop, Perijinan dan Perkim, karena inikan terkait RDTM diwilayah nanti akan kita cek semuanya ",  jelas  Gatot Wibowo.

Ditambahkan oleh Ketua DPRD Kota Tangerang, " idealnya hanya ada satu pasar induk di Kota Tangerang dan saya berpendapat, pasar induk Jatiuwung yang di klaim sebagai pasar terluas di Provinsi Banten, sangat efektif, memang sih idealnya hanya satu pasar induk, memang sih tidak ada aturan tertulis,  tapi melihat kapasitas jumlah penduduk penyebarannya dan rata rata pasar induk itu cuma satu yang saya tahu,termasuk di Jakarta, cuma ada pasar induk Kramat Jati," pungkas Gatot Wibowo. (soleh/supriyatin)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pemko Tangerang Bahas Aturan Pelaksanaan Ibadah Selama Ramadhan

PT CPI Akui Adanya Tumpahan Oil Spill di Dermaga 4 Pelabuhan Dumai

Soni Elga Resmi Pimpin RT 08 Bintan, Joko Susilo: Siapapun Terpilih, Itu Merupakan Pilihan Semua

DPD MCI Akan Mengadakan Diskusi Publik Bersama Institusi Pendidikan di Kota Tangerang

Kepergok Mesum di Parkir Mal, Pasangan Ini Kabur hingga Tabrak Satpam

Polres Dumai Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke-74 Secara Virtual

Jaringan JAK ,Terduga teroris Diamankan Di SUM-SEL

Satgas Yonif RK 751/VJS Bersama Masyarakat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Tukang Jok Kaki Lima Dirikan Rumah Cahaya Qurani

Kunjungi Rest Area Tikako, Bupati Budhi Sarwono : Fix, Tikako Memang Oke!

Upacara Hari Santri Nasional 2024 di Pelalawan, Menghidupkan Semangat Juang, Menggapai Masa Depan

HAL HAL YG MENYEBABKAN BAU MULUTMU

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved