• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Akibat Masih Beroperasinya Pasar Induk Tanah Tinggi

Puluhan Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Kota Tangerang Mengadu Ke DPRD

PantauNews

Kamis, 06 Januari 2022 22:45:28 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi yang semestinya sudah harus di relokasi ke pasar Jatiuwung karena izinnya tidak diperpanjang sesuai pernyataan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, membuat puluhan pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Tangerang berdemo dan mengadukan nasibnya serta mempertanyakan masih beroperasinya Pasar Induk Tanah Tinggi.

Aksi demo puluhan pedagang pasar Jatiuwung tersebut digelar di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Kamis (06/01/22) menyampaikan nasib para pedagang pasar Jatiuwung yang merasa dirugikan dengan masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi, padahal menurut para pedagang , Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, pernah menyatakan, bahwa pasar induk Tanah Tinggi sudah habis ijinnya tahun 2021 dan akan menutup serta merelokasi pasar induk Tanah Tinggi, bahkan pernyataan Walikota Tangerang tersebut sempat diekspos disalah satu media harian nasional pada tahun 2018, namun sampai saat ini, pasar induk Tanah Tinggi belum juga ditutup oleh Walikota, sehingga pasar induk Jatiuwung yang sempat di resmikan oleh Arief Wismansyah tersebut, kondisinya sepi dan membuat rugi para pedagang.

Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung, Yudi, mempertanyakan masih beroperasinya pasar induk Tanah Tinggi di awal tahun 2022 ini, padahal ijinnya sudah habis dan tidak diperpanjang lagi.

"Kami mohon kepada bapak Walikota Tangerang untuk segera mengambil sikap dan keputusan, atas dasar pernyataan Walikota Tangerang yang sempat diberitakan di salah satu koran harian pada bulan Oktober 2018 yang lalu dan kami meminta Walikota Tangerang untuk segera menutup pasar induk Tanah Tinggi, setidaknya kenapa ada pembiaran kalau memang perizinannya tidak ada,"  ujar Yudi, usai diterima oleh Ketua DPRD Kota Tangerang.

Ditambahkan oleh Yudi, " kurang lebih, ini yang dirugikan sama sama pedagang juga sebenarnya, di pasar Tanah Tinggi di rugikan dan pedagang pasar Jatiuwung juga dirugikan, karena omzet semua pedagang menurun gara gara dua pasar induk ini " ujar Yudi.

Menurut Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, " kita akan segera meminta penjelasan Walikota Tangerang, terkait dualisme pasar induk ini, secepatnya, setelah ini, saya bersama Komisi 3 akan rapat internal tentang langkah langkah tahapan berikutnya dan selain itu, akan meminta penjelasan Walikota Tangerang dan pihaknya juga akan memanggil dinas dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan itu, sehingga dalam hearing nanti, kita akan tahu jawabannya, karena nanti kita ingin konfirmasi dahulu dengan dinas dinas terkait, seperti, Indagkop, Perijinan dan Perkim, karena inikan terkait RDTM diwilayah nanti akan kita cek semuanya ",  jelas  Gatot Wibowo.

Ditambahkan oleh Ketua DPRD Kota Tangerang, " idealnya hanya ada satu pasar induk di Kota Tangerang dan saya berpendapat, pasar induk Jatiuwung yang di klaim sebagai pasar terluas di Provinsi Banten, sangat efektif, memang sih idealnya hanya satu pasar induk, memang sih tidak ada aturan tertulis,  tapi melihat kapasitas jumlah penduduk penyebarannya dan rata rata pasar induk itu cuma satu yang saya tahu,termasuk di Jakarta, cuma ada pasar induk Kramat Jati," pungkas Gatot Wibowo. (soleh/supriyatin)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Divkum AWDI Berikan Pendampingan Hukum Kepada Sony Raharjo di Polresta Bekasi

Opening Perdana, Sabana Fried Chicken Dumai Ajak Pelanggan 'Cicip' Gratis

Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.

Warga di Tiga Kampung Terisolir Selama 5 Hari

Semakin Ngetrend, Komunitas Tingwe Telah Hadir di Kota Tangerang

Agus Sudarmansyah: Fokus Pembangunan Sektor Sarana dan Prasarana Publik

FPP Kota Dumai Resmi Terbentuk, Arrizal: Mitra Sejati Pemerintah

Peringati Hari Buruh, BPJS Ketenagakerjaan Batuceper dan Serikat Buruh Gelar Halal Bihalal

DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kepulauan Seribu Gelar Muscab I

Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

Wahid Husain , Kalapas Bandung Di tangkap KPK Dalam Operasi Tangkap Tangan

Apakah Pihak Perusahaan yang Dipersalahkan, Jalan Purnama - Lubuk Gaung Langganan Macet ?

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 688 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved