Lahan TPU Semakin Sempit
Warga di Tiga RW Cimone Jaya Laksanakan Kerja Bakti
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang semakin sempit saja. Hal ini disebabkan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, apalagi lahan yang ada harus menampung warga yang ada di Tiga RW.
Mengantisipasi hal ini, warga dari ke tiga RW yakni RW. 02, RW. 07 dan RW. 08 yang berada didekat lahan TPU sepakat melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan areal lahan tersebut. Turut hadir juga perwakilan dari pihak Kelurahan Cimone Jaya Sunah, Binamas M. Rais dan Babinsa H Buang.
"Ini adalah program rutin RW.08 dan kebetulan banyak sekali sampah pohon yang ditebang, jadi bekas pohon itu bisa digunakan untuk makam, selain antisipasi banjir dimusim penghujan ini," tutur Ketua Rukun Warga (RW) 08 Didi supyadi, A.Md kepada awak media ini, Minggu (21/2/2021).
Kerja bakti ini lanjut Didi, melibatkan semua elemen masyarakat seperti Karang Taruna, Paguyuban Pabuaran dan Ormas Pemuda Pancasila. "Harapan saya semoga warga semakin peduli terhadap lingkungan," tutup Didi. (*)
Penulis: Royani


Berita Lainnya
Pemkab Mabar dan BNI Gelar Perjanjian Kerja Sama
Update Dampak Banjir di Sintang Kalbar: 4 Meninggal-25.884 Warga Ngungsi
Opini Redaksi: Dampak Covid-19, Bantuan Pemerintah Sentitif Jika Tidak Tetap Sasaran dan Tebang Pilih
Sosialiasi Edaran Tatib Menghadiri Persidangan, PN Dumai Undang Wartawan
Musda I DPD PJS DKI Tetapkan Tri Joko Sebagai Ketua, Ini Targetnya
Herdi Salioso Pimpin Prosesi Pemberhentikan dengan Hormat 13 ASN di Lingkungan Pemko Dumai
Miliki Massa Militan dan Sebut' Dumai Basis Banteng', A Tito Gito: Ada 3 Nama Kader Terbaik PDI-P
Dirlantas Polda Jateng: Selama Kegiatan Operasi Patuh Candi, Tidak Ada Penindakan Apapun
Jelang Musda I PJS Riau Panitia Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus
Nita: Mari Kita Bantu Ringankan Penderitaan Saudara Kita di Palestina
AWDI Ucapkan Selamat dan Sukses Milad Ke 8 Tahun FORWAT
Menjabat Sebagai Ketua DPH LAMR, Pencalonan Syaruddin Agus Menuju Dumai Satu Diduga Syarat Perpecahan