• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Opini Redaksi: Dampak Covid-19, Bantuan Pemerintah Sentitif Jika Tidak Tetap Sasaran dan Tebang Pilih

Redaksi

Rabu, 15 April 2020 18:26:00 WIB
Cetak


(PantauNews.co.id) – Pemerintah Kota Dumai yang saat ini sedang melakukan pendataan masyarakat yang terdampak Covid-19. Walikota Dumai Zulkifli AS menyebutkan saat Rapat Koordinasi dan Pemutakhiran Data Masyarakat yang terdampak akibat kebijakan pemutusan mata rantai Covid-19, Selasa, (14/04/2020) di Gedung Sri Bunga Tanjung, pendataan sudah valid dan ada sekitar 20 ribu KK akan mendapat bantuan senilai Rp.500 ribu hingga Rp.600 Ribu secara stimulan selama 3 bulan.

Kepala Dinas Sosial Hasan Basri juga menyebutkan sudah menginstruksikan kepada tim dilapangan untuk mulai mendata masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat COVID-19, dan diharapkan Ketua RT juga nantinya akan mendata masyarakat yang terdampak secara ekonomi secara menyeluruh tanpa ada tebang pilih.

Jeritan masyarakat akibat pandemi Covid-19 di Kota Dumai, hal ini banyak lapisan masyarakat terimbas dengan memberlakukan status darurat siaga antisipasi penyebaran virus corona di Kota Dumai. Melalui Camat dan Lurah, mengintruksi Ketua RT melakukan pendataan masyarakat yang terimbas dampak ekonomi.

Nah, dari disini, seluruh Ketua RT memiliki peranan penting dalam melakukan pendataan. Namun, sebagian publik masih meragukan dengan indepedensi Ketua RT. Tebang pilih dan dugaan memanfaat moment bantuan ini sangat sensitif dan unsur subyekfitas faktor kekeluargaan dan kedekatan yang akan menjadi kecemburuan publik.

Bagaimana kita mengawasi aliran bantuan yang hampir sangat dibutuhkan masyarakat ?

Ada sekitar 20 Ribu KK yang akan disalurkan melalui dana APBD Dumai, APDB Provinsi dan maupun APBN. Jika 20 ribu dikalikan Rp.600 Ribu, total Rp. 12 Miliar dan dikalikan selama 3 bulan, jadi ada sekitar Rp.36 Miliar  yang disalurkan kepada masyarakat.

Pemangkasan seluruh OPD Pemerintah Kota Dumai sebesar Rp. 100 Miliar, telah terserap 36% untuk penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

“Jangan mendata karena saudara, karena keluarga atau apapun itu yang dinilai tidak objektif, karena ini menyangkut masalah kemanusiaan. Pertanggung jawaban kita bukan hanya sebatas dunia tapi sampai akherat kelak akan kita pertanggung jawabkan. Dalam menyalurkan bantuan nanti sumbernya kita juga mendapat bantuan dari pusat, dan juga dari provinsi serta bantuan dari Pemko Dumai,” ucap Walikota Dumai saat Rapat Koordinasi dan Pemutakhiran Data Masyarakat yang terdampak akibat kebijakan pemutusan mata rantai Covid-19.

Apakah data yang diberikan seluruh Ketua RT sudah valid dan tidak ada data masyarakat yang tertinggal ?

Dampak ekomoni ini hampir dirasakan seluruh masyarkat dan segala lampisan pekerjaan dan profesi.  Jika dirunut dan ditelaah, profesi wiraswasta tingkat menengah kebawah dan pekerja buruh harian paling terimbas. Disinilah  tantangan tanpa tebang pilih dan profesionalisme pendataan yang nantinya harus dilakukan oleh seluruh Ketua RT dan bantuan ini nantinya dapat tepat sasaran.

Banyak terjadinya penurunan pendapatan dan bahkan terancam kehilangan mata pencarian. Anjuran dan arahan pemerintah terkait pemutusan mata rantai Covid-19, sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sejak diberlakukan status darut siaga Covid-19 di Kota Dumai, hampir terlihat terjadi kelumpuhan dan perlambatan siklus ekonomi.

Saat ini, masih minim bantuan dari kalangan pejabat, pengusaha dan perusahaan menyalurkan bantuan langsung berupa sembako dan sebagainya kepada masyarakat, khususnya yang berdampak Covid-19. Bantuan ini mungkin hanya diprioritaskan kepada yang kurang mampu.

Kelompok Menengah juga terimbas dampak Covid-19, Jadi ?

Kalangan tingkat menengah saat ini jumlahnya lebih besar ketimbang kelompok bawah. Mengapa, karena dari data yang penerima bantuan reguler dari pemerintah, diperkirakan berkisar 10% penerima bantuan seperti peserta PKH, BPNT dan sebagainya.

Berbagai sektor profesi masyarakat seperti pekerja harian, pekerja sektor informal, buruh bidang transportasi, UMKM dan lain-lainnya sangat terimbas dengan kondisi saat ini. Tingginya tingkat kebutuhan dan rendahnya pendapatan dengan kondisi saat ini, diharapkan pemerintah dapat adil dan bijaksana dalam penyaluran bantuan.

Dengan kondisi saat ini, diharapkan seluruh Ketua RT dan PSM sebagai penyambung tangan pemerintah untuk lebih seleksi dalam pendataan, sehingga jangan sampai penyaluran bantuan ini, terjadi kecemburuan sosial dimasyarakat.

Besar harapan penulis, semoga wabah yang hampir mencekam kehidupan umat manusia seluruh dunia, berlalu dan punah dimuka bumi ini. Pemutusan mata rantai virus corona, jangan sampai memutus mata pencarian masyarakat dan kelangsungan hidup manusia.

Penulis: Edriwan

Pemimpin Redaksi Grup Bersama


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Antisipasi Unjuk Rasa dan Mogok Kerja Secara Masal, Polres Dumai Gelar Patroli Skala Besar

Bentuk Kerja keras FAP- TEKAL Dalam Memperjuangkan Anak Negeri.

Ketua LPP Kota Tangerang Berikan Contoh Miniatur Rumah Minimalis dan Ratusan Tiket Seminar Gratis

Mantap, Walikota Dumai Bagi Bagi 500rb - 600rb Ke 20rb KK

Pandemi Belum Berakhir, 5 Personil Babinsa Koramil 02/BK Terus Terapkan Prokes kepada Masyarakat

Berasal dan Miliki Calon Pemilih yang Sama, 3 Nama Berpeluang Rebut 'Dumai Dua'

Praktisi Media: Jangan Ada Upaya Tebang Pilih dalam Setiap Penindakan Kejahatan

Sudah 41 Orang Tewas Akibat Wabah Virus Corona di China

DPC MCI Pertanyakan Sikap dan Tindakan Ombudsman Provinsi Banten

Mawardi 'Berang' saat Hearing di DPRD, Ternyata Puluhan Eks Sekuriti Citimall Ini Diberhentikan

PAC PP Dumai Kota dan PORBBI Kota Dumai Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Petak Panjang

Lampu PJU Dicopot, DPRD Ingatkan Dishub Lakukan Sosialisasi

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 620 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved