• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Opini Redaksi: Dampak Covid-19, Bantuan Pemerintah Sentitif Jika Tidak Tetap Sasaran dan Tebang Pilih

Redaksi

Rabu, 15 April 2020 18:26:00 WIB
Cetak


(PantauNews.co.id) – Pemerintah Kota Dumai yang saat ini sedang melakukan pendataan masyarakat yang terdampak Covid-19. Walikota Dumai Zulkifli AS menyebutkan saat Rapat Koordinasi dan Pemutakhiran Data Masyarakat yang terdampak akibat kebijakan pemutusan mata rantai Covid-19, Selasa, (14/04/2020) di Gedung Sri Bunga Tanjung, pendataan sudah valid dan ada sekitar 20 ribu KK akan mendapat bantuan senilai Rp.500 ribu hingga Rp.600 Ribu secara stimulan selama 3 bulan.

Kepala Dinas Sosial Hasan Basri juga menyebutkan sudah menginstruksikan kepada tim dilapangan untuk mulai mendata masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat COVID-19, dan diharapkan Ketua RT juga nantinya akan mendata masyarakat yang terdampak secara ekonomi secara menyeluruh tanpa ada tebang pilih.

Jeritan masyarakat akibat pandemi Covid-19 di Kota Dumai, hal ini banyak lapisan masyarakat terimbas dengan memberlakukan status darurat siaga antisipasi penyebaran virus corona di Kota Dumai. Melalui Camat dan Lurah, mengintruksi Ketua RT melakukan pendataan masyarakat yang terimbas dampak ekonomi.

Nah, dari disini, seluruh Ketua RT memiliki peranan penting dalam melakukan pendataan. Namun, sebagian publik masih meragukan dengan indepedensi Ketua RT. Tebang pilih dan dugaan memanfaat moment bantuan ini sangat sensitif dan unsur subyekfitas faktor kekeluargaan dan kedekatan yang akan menjadi kecemburuan publik.

Bagaimana kita mengawasi aliran bantuan yang hampir sangat dibutuhkan masyarakat ?

Ada sekitar 20 Ribu KK yang akan disalurkan melalui dana APBD Dumai, APDB Provinsi dan maupun APBN. Jika 20 ribu dikalikan Rp.600 Ribu, total Rp. 12 Miliar dan dikalikan selama 3 bulan, jadi ada sekitar Rp.36 Miliar  yang disalurkan kepada masyarakat.

Pemangkasan seluruh OPD Pemerintah Kota Dumai sebesar Rp. 100 Miliar, telah terserap 36% untuk penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

“Jangan mendata karena saudara, karena keluarga atau apapun itu yang dinilai tidak objektif, karena ini menyangkut masalah kemanusiaan. Pertanggung jawaban kita bukan hanya sebatas dunia tapi sampai akherat kelak akan kita pertanggung jawabkan. Dalam menyalurkan bantuan nanti sumbernya kita juga mendapat bantuan dari pusat, dan juga dari provinsi serta bantuan dari Pemko Dumai,” ucap Walikota Dumai saat Rapat Koordinasi dan Pemutakhiran Data Masyarakat yang terdampak akibat kebijakan pemutusan mata rantai Covid-19.

Apakah data yang diberikan seluruh Ketua RT sudah valid dan tidak ada data masyarakat yang tertinggal ?

Dampak ekomoni ini hampir dirasakan seluruh masyarkat dan segala lampisan pekerjaan dan profesi.  Jika dirunut dan ditelaah, profesi wiraswasta tingkat menengah kebawah dan pekerja buruh harian paling terimbas. Disinilah  tantangan tanpa tebang pilih dan profesionalisme pendataan yang nantinya harus dilakukan oleh seluruh Ketua RT dan bantuan ini nantinya dapat tepat sasaran.

Banyak terjadinya penurunan pendapatan dan bahkan terancam kehilangan mata pencarian. Anjuran dan arahan pemerintah terkait pemutusan mata rantai Covid-19, sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sejak diberlakukan status darut siaga Covid-19 di Kota Dumai, hampir terlihat terjadi kelumpuhan dan perlambatan siklus ekonomi.

Saat ini, masih minim bantuan dari kalangan pejabat, pengusaha dan perusahaan menyalurkan bantuan langsung berupa sembako dan sebagainya kepada masyarakat, khususnya yang berdampak Covid-19. Bantuan ini mungkin hanya diprioritaskan kepada yang kurang mampu.

Kelompok Menengah juga terimbas dampak Covid-19, Jadi ?

Kalangan tingkat menengah saat ini jumlahnya lebih besar ketimbang kelompok bawah. Mengapa, karena dari data yang penerima bantuan reguler dari pemerintah, diperkirakan berkisar 10% penerima bantuan seperti peserta PKH, BPNT dan sebagainya.

Berbagai sektor profesi masyarakat seperti pekerja harian, pekerja sektor informal, buruh bidang transportasi, UMKM dan lain-lainnya sangat terimbas dengan kondisi saat ini. Tingginya tingkat kebutuhan dan rendahnya pendapatan dengan kondisi saat ini, diharapkan pemerintah dapat adil dan bijaksana dalam penyaluran bantuan.

Dengan kondisi saat ini, diharapkan seluruh Ketua RT dan PSM sebagai penyambung tangan pemerintah untuk lebih seleksi dalam pendataan, sehingga jangan sampai penyaluran bantuan ini, terjadi kecemburuan sosial dimasyarakat.

Besar harapan penulis, semoga wabah yang hampir mencekam kehidupan umat manusia seluruh dunia, berlalu dan punah dimuka bumi ini. Pemutusan mata rantai virus corona, jangan sampai memutus mata pencarian masyarakat dan kelangsungan hidup manusia.

Penulis: Edriwan

Pemimpin Redaksi Grup Bersama


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Kodim dan Satuan TNI di Pegunungan Papua

Sukmawati Dituding Menista Agama, Ini Kisah Sukarno Agungkan Nabi Muhammad

Grand Opening Primaya Hospital Pasar Kemis, Komitmen Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Prima

Masyarakat Siak Diedukasi Tentang Virus Corona dan Pencegahannya

Empat Pengurus DPC PJS Se Sumatera Utara Dilantik, Ini Respon Ketua Umum

Kejari Dumai Pastikan Kasus Dugaan Korupsi di PT Pertamina RU II Dumai Dilanjutkan ke Tahap Penyidikan

Kadis Perkim Kota Tangerang: Pelayanan Publik dan Informasi Dinas Perkim Cukup Memuaskan

Ini Penampakan Pisau Bengkok yang Ditusukkan ke Imam Masjid di Pekanbaru

GMD Sebut Ketua DPRD Dumai, Aktor Intektual Dibalik Lambannya Proses Hukum Dugaan Kasus Korupsi Bansos Tahun 2013/2014

Kesal Tak Dipinjami Uang, Menantu Tega Bunuh Mertua

Dugaan Adanya Penimbunan Limbah B3 di Lokasi Kilang, Humas PT KPI RU II Dumai Berikan Penjelasan

Diduga Kena Serangan Jantung, Seorang Pria Paruh Baya Meninggal di Depan Hotel Lido

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved