• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera

Akhiri Masa Jabatan

Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Nasrul Abit Pamitan Kepada OPD

PantauNews

Ahad, 07 Februari 2021 10:07:14 WIB
Cetak

PADANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Tanpa terasa waktu berjalan sudah sepuluh tahun terasa singkat, Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, M.Sc. Psikolog gelar Datuak Rajo Bandaro Basa bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai merupakan kebanggaan masyarakat Sumbar ini akan mengakhiri masa jabatannya.

Sudah sepuluh tahun memimpin Sumbar, mereka termasuk sukses sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan bertabur prestasi tingkat nasional dan internasional. Dalam sejarah mereka telah memberikan yang terbaik dalam pembangunan Sumbar, bahkan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Sumbar atas prestasi yang diraih.

Tentu saja prestasi ini tidak gampang dicapai, perlu dilakukan pemikiran yang matang dan membutuhkan inovasi dalam mengeluarkan kebijakan. Bersama bantuan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumbar dan stakeholder terkait lainnya membawa Sumbar lebih berkembang lagi dari segala sektor yang ada. Sehingga berdampak pada kemajuan daerah dan masyarakat.

Di awal acara perpisahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Auditorium Gubernuran, Jum'at (5/2/2021) diakhir masa jabatannya, Irwan Prayitno didampingi istri Nevi Zuairina mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para ASN yang telah terlibat dalam pembangunan Sumatera Barat sepuluh tahun terakhir.

Selama dua periode kami menjadi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) telah berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas selama menjadi Gubernur. sudah tidak terasa saat bekerja bersama-sama, baik kerja ringan, berat, maupun sedang.

"Sepuluh tahun memang tidak terasa, kita sudah bekerja bersama-sama, ringan berat, siang dan malam, mengerjakan pekerjaan agar jangan sampai tertunda. Sampai sekarang tidak ada satu pun pekerjaan tertunda, semua tuntas," jelas Irwan Prayitno.

Apakah itu, bekerja di dalam Provinsi maupun luar Provinsi bahkan luar Negeri sudah tidak terasa semuanya sudah berlalu dan tidak ada satupun pekerjaan di bawah tanggungjawab yang tertunda, artinya semua tanggung jawab semuanya tuntas, kecuali terkait dengan kewenangan orang lain.

"Pada tanggal 12 Februari nanti kami akan mengakhiri masa jabatan sebagai Gubernur rasa itu sudah terasa dekat. Untuk itu kita juga tetap merasakan nikmatnya persahabatan dan juga silaturahmi dalam bekerja selama ini," ungkapnya.

Tentunya semua ini kerjasama dengan SKPD yang selalu mendukung semua kebijakan yang diberikan oleh Gubernur Sumbar. Semua kegiatan baik kerja di lapangan maupun rapat-rapat tidak satu pun yang tidak dihadiri olehnya dengan alasan sakit.

"Alhamdulillah, sampai saat ini dari sekian puluh ribu kegiatan yang dibebankan kepada saya, tidak satu alasan pun saya tidak hadir karena sakit," ungkapnya. 

Bahkan ia menilai, setiap acara yang dijadwalkan oleh ajudan selalu tepat waktu. Tidak ada yang menunda kegiatan alasan terlambat, selalu disiplin dan tepat waktu.

"Kalau kita bekerja sungguh-sungguh, hasilnya pasti maksimal. Bekerja dengan niat baik karena Allah, InsyaAllah kita diberikan kesehatan," kata Irwan Prayitno.

Apa yang membuat Irwan Prayitno puas selama sepuluh tahun bekerja? Kuncinya adalah bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu tanpa ada penundaan dan yang paling utama adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Gubernur yang dikenal dengan raja pantun ini memiliki ratusan penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional, terus berupaya bekerja keras untuk mendapatkan kepuasan dari masyarakat.

"Bekerja siang dan malam, bahkan hari libur pun dipakai untuk bekerja, hanya untuk mendapatkan kepuasan dari masyarakat. Inilah yang membuat saya merasa puas. Kalau hasil biarlah Allah yang menentukan. Silahkan masyarakat menilai, yang penting saya bekerja dengan benar dan sungguh - sungguh, itu kepuasan kita," ucapnya.

Berkat kerja keras seluruh SKPD bersama Wagub Sumbar, menurut Irwan Prayitno, Pemerintah Provinsi Sumbar berhasil mengumpulkan lebih dari 400 penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional.

"Bahkan yang paling membanggakan adalah prestasi yang berhasil diraih Pemprov Sumbar yaitu Opini WTP delapan kali secara berturut-turut dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)," ujarnya.

Segala bentuk penghargaan yang diterima menjadi bagian dalam memotivasi jajarannya untuk lebih meningkatkan kinerja. Namun demikian, ia menyatakan bahwa bukan penghargaan yang menjadi tujuan utama dalam bekerja, melainkan yang paling utama adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Percepatan dalam pelayanan juga dinilainya memberikan dampak yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, peradaban dan lainnya. "Sehingga jika kita diberikan penghargaan tentu ini menjadi bukti bahwa yang telah dilakukan itu sesuai dengan koridornya," imbuh Irwan.

Hal itu tentu akan berdampak pada sektor-sektor lainnya, dan dengan memberikan pelayanan yang cepat, prima, mudah dan ikhlas, maka seluruh aspek kehidupan juga akan lebih mudah. 

Selanjutnya ia menyebutkan semua ini merupakan berkat kerjasama dengan OPD tidak terkecuali bisa disebut satu persatu semangat yang luar biasa ini untuk mencari persolan mencari solusi melakukan tindakan. 

"Oleh karena itu dalam sepuluh tahun memimpin kami merasa puas, masih bisa mengendalikan diri, walaupun itu marah saya rasa tidak, cuman suara saya agak tinggi, itu adalah merupakan penekanan, agar pekerjaan cepat diselesaikan, kalau tidak hari besoknya paling lama sudah siap," sebut Irwan.

Semua itu terjadi karena tuntutan bahkan tidak ada maksud untuk menyudutkan selama sepuluh tahun memimpin. Untuk itu kami memohon maaf kepada Wagub Nasrul Abit, Sekda Alwis, serta seluruh OPD. Sekaligus ucapan terimakasih banyak atas semuanya semoga Allah saja membalasnya dan menjadi amal jariyah.

"Untuk itu tepat tujuh hari lagi kami akan mengakhiri jabatan sebagai Gubernur, sekiranya selama berbaur ada yang salah mohon kami untuk dimaafkan, dan kamipun tidak ada menyimpan dendam juga kesal yang terpendam sedikitpun," tukasnya  

Sementara itu, Wakil Gubernur Nasrul Abit yang juga didampingi istri Wartawati mengatakan, sudah lima tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur dalam mendampingi Gubernur Irwan Prayitno merupakan suatu kehormatan.

"Kami bekerja tidak pernah ada keluhan dan ketidakcocokan. Kami saling koordinasi, saling menempatkan posisi masing-masing dalam bertugas," tukas Nasrul Abit.

Karena tidak lama lagi, hanya tinggal tujuh hari lagi, yaitu tanggal 12 Februari ini, Nasrul Abit akan habis masa jabatannya.

"Hanya tujuh hari lagi, kami lagi tidak menjabat sebagai Wagub Sumbar lagi. Untuk itu kami akan titipkan kepada OPD agar melanjutakan program yang telah kita buat. 

Kalau ada peluang bagi tenaga honorer untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) segera diselesaikan. Selain itu ia juga berpesan agar tetap memperhatikan pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan, terutama daerah tertinggal.

"Kami sudah mengunjungi  beberapa Nagari yang belum sempat dibenahi, tentu perlu kami titipkan kepada saudar-saudara sekalian. Juga desa terpencil yang tidak ada insfratruktur. Kami berharap agar melakukan evaluasi kembali terhadap Indeks Desa Membangun (IDM)," harap Nasruk Abit.

Selanjutnya, juga perlu ditindaklanjuti terhadap usulan jalan flyover dari Indarung hingga Solok, kemudian Mentawai agar keluar dari Kabupaten tertinggal, karena hal itu perlu dipikirkan. 

Maupun pembangun infrastruktur di Teluk Tapang. Kemudian potensi dibidang pariwasata, pulau, gunung, pantai memiliki keindahan dan kekayaan alam Provinsi Sumbar yang perlu dilestarikan.

Kemudian ia juga menyebutkan bahwa selama lima tahun sudah berupaya bekerja semaksimal mungkin. Tanpa terasa sebentar  lagi masa itu akan habis. Sekiranya ada waktu yang tidak berkenan di dalam pelaksanaan tugas. 

"Karena sebagai manusia biasa penuh dengan kesalahan untuk itu memohon maaf yang sebesar besarnya, kepada Gubernur dan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar," ucap Nasrul. (rls/novri)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dua Pelaku Curat Diamankan Polsek Abung Barat

Swab Antigen Gratis Bagi Peserta CPNS, Kadiskes Subulussalam Menunggu Surat Dari Pimpinan

Memperingati HUT RI ke-77, Muspika Sultan Daulat Gelar Upacara

Bahagia Maha: Gunakan Dana Otsus Sebahagiannya Untuk Pembangunan Jalan

Pj.Walikota Langsa Dan Ketua DPRK Langsa Melalui Badan Baitul Mal Berkomitmen Salurkan Bantuan

Muscab II Apdesi Kota Subulussalam, Zulfan Menang Satu Suara

Mari Donasikan Bantuan Melalui Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam

Honor Perangkat Desa se-Kota Subulussalam Akan Dibayar

Camat Lembah Gumanti Dampingi Bupati Kabupaten Solok dalam Pengukuhan KAN Nagari Aie Dingin

Keluarga H Merah Sakti Serahkan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran

Tim Puslitbang Polri lakukan Penelitian Indeks Pembangunan Kesehatan Polri di Polda Sumbar

Kepsek SDN 17 Sarik Alahan Tigo Adakan Lomba Tahfidz Tanpa Anggaran Sekolah

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1888 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 503 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved