• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

Akhiri Masa Jabatan

Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Nasrul Abit Pamitan Kepada OPD

PantauNews

Ahad, 07 Februari 2021 10:07:14 WIB
Cetak

PADANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Tanpa terasa waktu berjalan sudah sepuluh tahun terasa singkat, Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, M.Sc. Psikolog gelar Datuak Rajo Bandaro Basa bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai merupakan kebanggaan masyarakat Sumbar ini akan mengakhiri masa jabatannya.

Sudah sepuluh tahun memimpin Sumbar, mereka termasuk sukses sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan bertabur prestasi tingkat nasional dan internasional. Dalam sejarah mereka telah memberikan yang terbaik dalam pembangunan Sumbar, bahkan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Sumbar atas prestasi yang diraih.

Tentu saja prestasi ini tidak gampang dicapai, perlu dilakukan pemikiran yang matang dan membutuhkan inovasi dalam mengeluarkan kebijakan. Bersama bantuan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumbar dan stakeholder terkait lainnya membawa Sumbar lebih berkembang lagi dari segala sektor yang ada. Sehingga berdampak pada kemajuan daerah dan masyarakat.

Di awal acara perpisahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Auditorium Gubernuran, Jum'at (5/2/2021) diakhir masa jabatannya, Irwan Prayitno didampingi istri Nevi Zuairina mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para ASN yang telah terlibat dalam pembangunan Sumatera Barat sepuluh tahun terakhir.

Selama dua periode kami menjadi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) telah berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas selama menjadi Gubernur. sudah tidak terasa saat bekerja bersama-sama, baik kerja ringan, berat, maupun sedang.

"Sepuluh tahun memang tidak terasa, kita sudah bekerja bersama-sama, ringan berat, siang dan malam, mengerjakan pekerjaan agar jangan sampai tertunda. Sampai sekarang tidak ada satu pun pekerjaan tertunda, semua tuntas," jelas Irwan Prayitno.

Apakah itu, bekerja di dalam Provinsi maupun luar Provinsi bahkan luar Negeri sudah tidak terasa semuanya sudah berlalu dan tidak ada satupun pekerjaan di bawah tanggungjawab yang tertunda, artinya semua tanggung jawab semuanya tuntas, kecuali terkait dengan kewenangan orang lain.

"Pada tanggal 12 Februari nanti kami akan mengakhiri masa jabatan sebagai Gubernur rasa itu sudah terasa dekat. Untuk itu kita juga tetap merasakan nikmatnya persahabatan dan juga silaturahmi dalam bekerja selama ini," ungkapnya.

Tentunya semua ini kerjasama dengan SKPD yang selalu mendukung semua kebijakan yang diberikan oleh Gubernur Sumbar. Semua kegiatan baik kerja di lapangan maupun rapat-rapat tidak satu pun yang tidak dihadiri olehnya dengan alasan sakit.

"Alhamdulillah, sampai saat ini dari sekian puluh ribu kegiatan yang dibebankan kepada saya, tidak satu alasan pun saya tidak hadir karena sakit," ungkapnya. 

Bahkan ia menilai, setiap acara yang dijadwalkan oleh ajudan selalu tepat waktu. Tidak ada yang menunda kegiatan alasan terlambat, selalu disiplin dan tepat waktu.

"Kalau kita bekerja sungguh-sungguh, hasilnya pasti maksimal. Bekerja dengan niat baik karena Allah, InsyaAllah kita diberikan kesehatan," kata Irwan Prayitno.

Apa yang membuat Irwan Prayitno puas selama sepuluh tahun bekerja? Kuncinya adalah bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu tanpa ada penundaan dan yang paling utama adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Gubernur yang dikenal dengan raja pantun ini memiliki ratusan penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional, terus berupaya bekerja keras untuk mendapatkan kepuasan dari masyarakat.

"Bekerja siang dan malam, bahkan hari libur pun dipakai untuk bekerja, hanya untuk mendapatkan kepuasan dari masyarakat. Inilah yang membuat saya merasa puas. Kalau hasil biarlah Allah yang menentukan. Silahkan masyarakat menilai, yang penting saya bekerja dengan benar dan sungguh - sungguh, itu kepuasan kita," ucapnya.

Berkat kerja keras seluruh SKPD bersama Wagub Sumbar, menurut Irwan Prayitno, Pemerintah Provinsi Sumbar berhasil mengumpulkan lebih dari 400 penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional.

"Bahkan yang paling membanggakan adalah prestasi yang berhasil diraih Pemprov Sumbar yaitu Opini WTP delapan kali secara berturut-turut dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)," ujarnya.

Segala bentuk penghargaan yang diterima menjadi bagian dalam memotivasi jajarannya untuk lebih meningkatkan kinerja. Namun demikian, ia menyatakan bahwa bukan penghargaan yang menjadi tujuan utama dalam bekerja, melainkan yang paling utama adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Percepatan dalam pelayanan juga dinilainya memberikan dampak yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, peradaban dan lainnya. "Sehingga jika kita diberikan penghargaan tentu ini menjadi bukti bahwa yang telah dilakukan itu sesuai dengan koridornya," imbuh Irwan.

Hal itu tentu akan berdampak pada sektor-sektor lainnya, dan dengan memberikan pelayanan yang cepat, prima, mudah dan ikhlas, maka seluruh aspek kehidupan juga akan lebih mudah. 

Selanjutnya ia menyebutkan semua ini merupakan berkat kerjasama dengan OPD tidak terkecuali bisa disebut satu persatu semangat yang luar biasa ini untuk mencari persolan mencari solusi melakukan tindakan. 

"Oleh karena itu dalam sepuluh tahun memimpin kami merasa puas, masih bisa mengendalikan diri, walaupun itu marah saya rasa tidak, cuman suara saya agak tinggi, itu adalah merupakan penekanan, agar pekerjaan cepat diselesaikan, kalau tidak hari besoknya paling lama sudah siap," sebut Irwan.

Semua itu terjadi karena tuntutan bahkan tidak ada maksud untuk menyudutkan selama sepuluh tahun memimpin. Untuk itu kami memohon maaf kepada Wagub Nasrul Abit, Sekda Alwis, serta seluruh OPD. Sekaligus ucapan terimakasih banyak atas semuanya semoga Allah saja membalasnya dan menjadi amal jariyah.

"Untuk itu tepat tujuh hari lagi kami akan mengakhiri jabatan sebagai Gubernur, sekiranya selama berbaur ada yang salah mohon kami untuk dimaafkan, dan kamipun tidak ada menyimpan dendam juga kesal yang terpendam sedikitpun," tukasnya  

Sementara itu, Wakil Gubernur Nasrul Abit yang juga didampingi istri Wartawati mengatakan, sudah lima tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur dalam mendampingi Gubernur Irwan Prayitno merupakan suatu kehormatan.

"Kami bekerja tidak pernah ada keluhan dan ketidakcocokan. Kami saling koordinasi, saling menempatkan posisi masing-masing dalam bertugas," tukas Nasrul Abit.

Karena tidak lama lagi, hanya tinggal tujuh hari lagi, yaitu tanggal 12 Februari ini, Nasrul Abit akan habis masa jabatannya.

"Hanya tujuh hari lagi, kami lagi tidak menjabat sebagai Wagub Sumbar lagi. Untuk itu kami akan titipkan kepada OPD agar melanjutakan program yang telah kita buat. 

Kalau ada peluang bagi tenaga honorer untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) segera diselesaikan. Selain itu ia juga berpesan agar tetap memperhatikan pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan, terutama daerah tertinggal.

"Kami sudah mengunjungi  beberapa Nagari yang belum sempat dibenahi, tentu perlu kami titipkan kepada saudar-saudara sekalian. Juga desa terpencil yang tidak ada insfratruktur. Kami berharap agar melakukan evaluasi kembali terhadap Indeks Desa Membangun (IDM)," harap Nasruk Abit.

Selanjutnya, juga perlu ditindaklanjuti terhadap usulan jalan flyover dari Indarung hingga Solok, kemudian Mentawai agar keluar dari Kabupaten tertinggal, karena hal itu perlu dipikirkan. 

Maupun pembangun infrastruktur di Teluk Tapang. Kemudian potensi dibidang pariwasata, pulau, gunung, pantai memiliki keindahan dan kekayaan alam Provinsi Sumbar yang perlu dilestarikan.

Kemudian ia juga menyebutkan bahwa selama lima tahun sudah berupaya bekerja semaksimal mungkin. Tanpa terasa sebentar  lagi masa itu akan habis. Sekiranya ada waktu yang tidak berkenan di dalam pelaksanaan tugas. 

"Karena sebagai manusia biasa penuh dengan kesalahan untuk itu memohon maaf yang sebesar besarnya, kepada Gubernur dan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar," ucap Nasrul. (rls/novri)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Haji Uma Ingatkan Pemerintah Aceh dan DPRA untuk Tidak Main-Main dengan JKA

Terkait Job Fit Dijajaran Eselon II Pemko Subulussalam, BM: Jangan Hanya Memenuhi Syarat

Sijago Merah Hanguskan Satu Rumah Sekaligus Mobil dan Sepeda Motor di Subulussalam

Sempat Diberitakan Pukul Staf, BM: Saya Tidak Ada Memukul

Gaji Tak Kunjung Dibayar, YARA Subulussalam Dampingi Ratusan Guru PPPK

Kapolres Subulussalam Pimpin Apel Operasi Patuh Seulawah Tahun 2022

Perjuangkan Realisasi Kebun Plasma, HIMAPAS Apresiasi YARA Aceh Singkil

Ada Apa Dengan FORSIGAB

Pesawat Tempur Jatuh Di Kampar,Riau

Sairun: Waktu Evaluasi Selama Enam Bulan, Jika Gagal Dicopot

Hasil Evaluasi, BBFC Harus Tingkatkan Performa Individu dan Struktur Club

Libur Isra Mi'raj, Ratusan Santri Padati Wisata Nantampuk Mas Subulussalam

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 303 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1508 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved