Sebut Habib Rizieq Bukan Orang Suci, Bamukmin: Mahfud Tak Paham Islam
JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bukan merupakan orang suci. Mahfud juga mengatakan pengikut FPI jumlahnya sedikit jika dibandingkan dengan jumlah umat islam secara keseluruhan di Indonesia.
Menanggapi itu, Wakil Sekertaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang juga anggota Senior Lembaga Dakwah DPP FPI Novel Bamukmin mengatakan Mahfud gagal paham ihwal agama Islam. Menurutnya, di agama Islam sama sekali tidak ada manusia yang dianggap suci kecuali Nabi Muhammad.
"Masalah orang suci apa yang dikatakan manusia itu (Mahfud) jelas dia sudah gagal paham yang akut tentang agama. Karena dalam Islam tidak ada manusia suci kecuali, Rasulullah dan kalaupun ada yang mengatakan ada manusia suci adalah agama lain, di luar Islam, yaitu ajaran syiah," ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (6/11/2020).
Diapun mengoreksi pernyataan Mahfud yang menyebut jumlah daripada FPI sedikit. Menurutnya, pembuktian masa FPI berjumlah banyak dilakukan pada 2018 ketika menggelar akai Reuni 212 yang ketika itu mencapai 13 juta orang.
"HRS jelas banyak pengikutnya dan jauh lebih banyak dibanding Khomeini karena 2018 di Indonesia bisa mengumpulkan masa sampai 13 juta orang. Ingat Indonesia adalah umat Islam yang paling banyak di dunia jadi sudah otomatis HRS adalah Imam Besar Umat Islam," ucapnya.
Dia menegaskan, pernyataan Mahfud soal Habib Rizieq orang suci adalah salah. Menurutnya tidak ada satupun dari pengikutnya yang pernah menyebut Habib Rizieq orang yang suci.
"Tidak ada satupun pengikut HRS yang mengatakan bahwa HRS adalah orang suci," katanya. ***


Berita Lainnya
Riau Terbaik Dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia
Dimonopoli Pihak Sekolah, Aktifis Pendidikan Riau Angkat Bicara Terkait Pengadaan Baju Seragam
Kendaraan Roda 4 di Matim Terperosok ke Jurang
Satu Prajurit TNI Gugur Saat Mengamankan Evakuasi Nakes Korban Kekejaman KST
Pernyataan Larshen Yunus 'Coreng Muka' Orang Melayu Riau
Tinjau Kondisi Sarana dan Prasarana, Sesditjenpas Kunjungi Rutan Dumai
Satgas TNI Bersama Organisasi Islam Laksanakan Pemberian Santunan Terhadap Anak Yatim Piatu
Penjelasan BPIP soal Salam Pancasila Gantikan Assalamualaikum
Bantu Warga Di Bulan Suci Ramadhan, Pengemudi Ojol Turut Bagikan Takjil
Keluarga Korban Penganiayaan Gugat SMA Taruna Palembang Rp2 M
Buwas Minta Tolong KPK Tangkap Maling Beras BPNT
Pemkab Mabar dan BNI Gelar Perjanjian Kerja Sama