MTSN 8 Bireuen Terus Lakukan Upaya Pecegahaan Covid-19
Bireuen, Pantaunews.co.id - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 8 Bireuen terus melakukan upaya pencegahaan Covid-19 dilingkungan sekolah mereka dengan cara mengajak dewan guru, siswa dan siswi untuk patuh terhadap protokol kesehatan.
Seperti dikatakan Kepala Sekolah MTSN 8 Bireuen M Yususf kepada pantaunews.co.id, Senin (28/9/2020) bahwasanya dewan guru, siswa dan siswi dianjurkan setiap saat untuk mengunakan masker, jaga jarak, hindari keramaian dan mematuhi segala anjuran pemerintah.
Selama berlangsungnya proses belajar mengajar tatap muka, belum ada satupun kasus positif Covid-19 yang terjadi dilingkungan sekolah mereka, meskipun demikian M Yusuf sangat mengharapkan pada seluruh dewan guru tidak legah, tetap waspada dalam menghadapi pandemi Covid-19. Jangan menganggap sepele, terus mengawasi sikap dan prilaku siswadan siswi, salah satunya melarang untuk ngumpul-ngumpul mencegah penularan Covid-19 namun larangan ini tidak menggunakan jalur kekerasan.
Ditengah situasi pandemi Covid-19, M Yusuf menginginkan guru tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas di lingkungan sekolah namun demikan guru diminta tidak putus asa dalam menjalankan tanggungjawabnya saat melakukan proses belajar mengajar kepada siswa-siswi ditengah pandemi Covid-19. (*)
Penulis: Hendra


Berita Lainnya
Diberitakan Oknum Kepala Kampong Pasar Panjang Sunat Dana Rehab Rumah, Warga: Tidak ada Pemotongan
Delapan Program Unggulan Wahda di Pilkampong Subulussalam Timur
Operasi Ketupat Singgalang di Sumbar, Ratusan Kendaraan yang Diputar Balik
Komisioner Terpilih KIP Subulussalam Akan Dilantik Pada 30 Mei 2023
Hj Asmidar Sampaikan Kondisi Kota Subulussalam di Forum Paripurna DPR Aceh
Jelang Ramadhan, ACT Subulussalam Salurkan Makanan
Kapolda Sumbar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri
Teuku Riefky Harsya Kembali Salurkan Beasiswa PIP di Kota Subulussalam
Lucu! Seorang Warga Mancing di Jalan yang Tergenangi Air
Pejabat Struktural STITNU Dharmasraya Periode 2022-2026 Resmi Dilantik
Keren, Julianda Menulis Buku Berjudul "Eksistensi Keucik Sebagai Hakim Perdamaian Di Aceh"
Empat Rumah Warga di Kecamatan Penanggalan Dilalap Si Jago Merah