Angon Sapi di Areal PT Tesso Indah, Warga Rantau Bakung Tenggelam di Kanal
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Imran (22) warga Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau tewas tenggelam didalam kanal (parit gajah).
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh keluarga korban dibantu warga sekitar sehari setelah korban dinyatakan hilang.
Korban ditemukan Kamis (1/6) sekira pukul 11.00 WIB di kanal aliran air di Desa Rantau Bakung. Disebutkan, pada Rabu (31/5) pagi sekira pukul 07.30 WIB, korban pergi dari rumah seorang diri mengangon sapi untuk digembalakan diareal PT Teso Indah.
Namun sampai pukul 18.30 WIB korban tidak juga pulang kerumah. Hingga keesokan harinya korban tidak juga kembali.kerumahnya, lantas personel Polsek Rengat Barat Polres Inhu Polda Riau bersama Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu, KPBD Inhu dibantu warga desa berupaya mencari keberadaan korban.
Dipenghujung pencarian, korban ditemukan tenggelam didalam kanal dengan kondisi sudah tidak bernyawa di Desa Rantau Bakung.
Orangtua korban, Bitung menerima dengan ikhlas atas peristiwa naas tersebut dan menyatakan menerima kematian anak kandungnya sebagai musibah.
"Saya selaku orangtua kandung dan keluarga menolak terhadap jenazah dibawa ke RSUD Indra Sari Rengat guna di visum luar dan visum dalam," kata Bitun. (stone)


Berita Lainnya
Lis Hafrida: Tujuan Dari Kegiatan Ini Membentuk Karakter Seorang Bundo Kanduang
Larshen Yunus: Ini Sama Saja 'Melumuri Muka' 45 Anggota DPRD di Kota Pekanbaru
Satu Keluarga Tewas Tenggelam di Kolam Air Limbah
Wawako Dumai Ajak Perangi Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba
Wako Dumai Buka Apel Gabungan Goro di Dua Kecamatan
PT Lansani Jaya Indragiri Tawarkan Hunian Murah dan Bersubsidi
Irjen Iqbal: Terimakasih Saya Kepada Pemkab dan Masyarakat Kampar
Abdul Wahid Mus Pimpin PW Muhammadiyah Riau
Pemprov Riau Minta OPD Selesaikan Proses Pencairan DAK Fisik 2020 Tahap Pertama
Kelurahan Jaya Mukti Kembali Salurkan Bantuan Non DTKS
Berkah Ramadhan, APPI Kembali Serahkan Paket Sembako untuk Anak Yatim
Meski Sudah Ditertibkan, Pelaku PETI di Peranap Diduga Acuhkan APH