• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Syamsuar Selamatkan 'Nyawa Nelayan' Kecil

PantauNews

Senin, 22 November 2021 21:31:37 WIB
Cetak
Dr. Muhammad Nurul Huda SH MH

PANTAUNEWS.CO.ID - Hukum dalam waktu tertentu harus dibaca dalam konteks sosial yang terjadi, banyak orang awam membaca hukum seperti kaca mata kuda. Menganggap orang yang menjalankan hukum itu tidak punya nurani dan kemanusiaan. Hukum dan cara berhukum sangatlah berbeda. Sehingga kata Roger Cotteral, hukum itu mesti dibaca dalam konteks sosial dan nilai keadilan yang melekat pada diri hukum itu dan yang menjalankannya. Sehingga kata Gustav Radbruch “hukum yang tidak adil bukanlah hukum”.

Di sepanjang sungai bangko, disanalah banyak nelayan kecil dan miskin hidup disana. Berpuluh tahun mereka hidup disana. mereka menggantungkan hidup dari ikan. Tak banyak mereka mendapatkan ikan tiap harinya. Itupun jenis ikan yang didapat ikan puyu-puyu, ikan haruan dan ikan kopa, dan belut. Pendapatan tidak menentu, terkadang bisa tidak mendapatkan ikan.

Dimana ikan asli sungai bangko, bisa dibilang sudah 'punah', ini diakibatkan oleh rusaknya hutan serta limbah sawit yang masuk ke dalam sungai tersebut. Sudah 25 tahun lebih sungai bangko ini rusak dan tertutup rumput kumpai sepanjang sungai bangko di pematang semut dan disekitarnya.

TERKAIT
  • LSM Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Kota Dumai Beri Data Keanggotaan Ke Disnakertrans
  • Lapor Struktur Baru, DPC GANN Kota Dumai Silaturahmi Ke Kesbangpol
  • Minang Marentak!

Gubernur Riau Syamsuar dengan kepuduliannya terhadap nasib nelayan kecil dan tertutupnya sungai bangko, merasa terpanggil dan turun langsung melihat keadaan sungai bangko tersebut. Tak tertahan lagi, banyak masyarakat yang terharu, sedih, menangis dan gembira melihat gubernur melakukan kunjungan dan memberikan arahan bahwa sungai ini perlu dibersihkan, serta tindak lanjut kemudian yaitu dengan menormalisasi sungai bangko yang terbentang luas sepanjang 66 KM.

Betapa tidak gembiranya masyarakat disana, sepanjang kampung pematang semut berdiri sebelum kemerdekaan negara republik indonesia, baru sekali ini gubernur turun langsung kesana. Ini kebaikan dan kerendahan hati gubernur pada kami, ungkap Alfian tokoh masyarakat pematang semut.

Hari ini dan seterusnya, masyarakat berharap, pembersihan sungai bangko disekitar pematang semut terus berjalan. Masyarakat pematang semut dan sekitarnya memberikan hormat yang setinggi-tingginya kepada gubernur riau syamsuar untuk selalu tegar atas kritik-kritik “tetangga sebelah” yang tidak utuh melihat realitas sosial yang terjadi.

Selamatkan sungai, lestari alam-ku.

Ditulis oleh: Dr. Muhammad Nurul Huda SH MH

Penulis Merupakan Tokoh Pemuda Riau, Dosen dan Advokat


 Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

HUT || RRI

Hentikan Kriminalisasi Pers di Belitung

PAGUYUBAN || GONJONG LIMO DUMAI

Waspada Bahaya Radikalisme dan Terorisme

Pilkada dan Calon Tunggal, Kotak Kosong Bukan Pilihan Kosong

Setelah Diperiksa KPK, Jonli: Saya Tau Persis, Pak Suparman Niatnya Baik

Reza Fahlepi Lagi Sedang Membangun Framing dan Takkan Mungkin Melawan 'Sang Matahari'

Obstruction of Press Freedom

Mengenal Dehga Arul Nasruloh Pramugara KAI dan Content Creator Asal Bandung

Menyoal Pemecatan Muhamat Marasabessy: Pentingnya Keadilan dan Transparansi

Ketua DPD PJS Riau Berikan Mandat Pembentukan PJS Rohil

Dampak Covid-19 Terhadap Perekonomian Di Indonesia, Pemerintah Harus Mengambil Langkah

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved