PT Gandaera Hendana di Desa Seko Lubuk Tigo
Muncul Spanduk Warga Desa Seluti di Inhu Tolak HGU PT Gandaera Hendana
Inhu, PantauNews.co.id - Spanduk mengantasnamakan masyarakat Desa Seko Lubuk Tigo (Seluti), Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, terpampang di jalan menuju kantor desa dari jalan Lintas Timur Sumatra.
Spanduk tersebut berisi penolakan dan tidak mengakui adanya HGU (Hak Guna Usaha) PT Gandaera Hendana di Desa Seko Lubuk Tigo. Dalam spanduk tersebut dibubuhi juga tanda tangan oleh warga setempat.
Selain spanduk bertandatangan warga dipasang di jalan menuju jalan kantor desa, terdapat juga spanduk berisi tidak mengakui HGU PT GH di dekat lapangan bola voly samping Kantor Kepala Desa dan di pinggir jalan Lintas Timur Sumatra, tepatnya di daerah dusun I Desa Seluti.
Kepala Desa Seko Lubuk Tigo (Seluti), Jailis, saat dikonfirmasi di kediamannya mengenai spanduk yang mengatasnamakan warga tersebut tersebut tidak bisa memberikan penjelasan rinci.
“Untuk lebih jelas terkait pemasangan spanduk,silahkan temui mantan Kades yang lama pak Jamaris dan Zaitul Akmal, Nastion dan bapak Zauri,” katanya.
Belum diketahui motif mengapa masyarakat Seluti melakukan pemasangan spanduk tersebut. Tapi dari informasi yang beredar yang didapat , pemasangan spanduk itu dilakukan terkait adanya gugatan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Gandaera Hendana kepada Desa Seko Lubuk Tigo terkait terbit Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) di areal lahan konsesi HGU perusahaan di PTUN Pekanbaru.
Humas PT Ganderah Hendana, Randa saat dikonfirmasi via telepon selulernya membenarkan pihaknya mengajukan gugatan ke PTUN Pekanbaru terkait terbitnya SKGR di areal lahan HGU perusahan.
Sumber: Cakaplah


Berita Lainnya
Rakernas PJS Menghasilkan Tiga Pedoman Organisasi Strategis
Sistem Zonasi, Kurang Memberikan Efek Positif Bagi Siswa Berprestasi
Langgar Jam Operasional PPKM di Tangerang, Sejumlah Cafe Ditertibkan
Dandim 0715/Kendal Beserta Forkopimda Monitoring Pos PPKM Mikro
Pemprov Riau Salurkan Bosda Sekolah Swasta Sebesar Rp12,4 Miliar
Operasi Yustisi, Tim Gabungan Jaring Gadis Dibawah Umur di Hotel Jalan Cempedak Dumai
Jubir KPK : "Kita akan Lakukan Pemanggianl Dua Anggota DPRD Dumai, Dirut PT. Mayatama dan Tugiyat"
Jabat Ketua IKMTS-PKDP Dumai, Syaiful Darmad Minta Saling Dukung untuk Memajukan Organisasi
Upah Buruh di Mabar Belum Penuhi Standar Hidup Layak
Ratusan Mahasiswa Meranti Demo Tolak Omnibus Law, Situasi Sempat Memanas
Mendagri Tegur 10 Kepala Daerah 'Endapkan' Dana Ratusan Triliun, Salahsatunya Gubernur Riau
Sikapi Green Coke Milik Pertamina Dumai, Johannes: Pertamina Harus Peka