PILIHAN
Gunakan Alas Kasur, Pasien RSJ Tampan Tewas Gantung Diri
Pekanbaru (PantauNews.co.id)- Penghuni Rumah Sakit Jiwa Tampan, Pekanbaru dihebohkan dengan penemuan seorang pasien yang didapati mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain alas kasur.
Polresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasubag Humas, Iptu Budhia Dianda mengatakan, mayat seorang pasien di RS Tampan yang bernama Suryanto (50) pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai rumah sakit saat sedang melakukan pengecekan rutin di RS Tampan.
"Awalnya saksi yang bernama Endah (25) tengah melakukan pengecekan terhadap pasien. Kemudian saat sampai di ruangan Kuantan, saksi terkejut melihat salah satu pasien sudah tergantung di depan pintu masuk ruangan menggunakan kain alas kasur warna hijau. Lalu saksi langsung memberitahukan kepada pegawai lain dan dokter jaga serta security," kata Budhia, Jumat (03/01/2020).
Selanjutnya dokter di Rumah Sakit Jiwa Tampan melakukan pengecekan terhadap korban, dan didapati korban telah meninggal dunia, lalu pihak rumah sakit membuat laporan ke Polsek Tampan untuk ditindaklanjuti.
"Sampai disana petugas melakukan olah TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum dan autopsi. Hingga saat jenazah korban masih dititipkan di rumah sakit Bhayangkara dan menunggu keluarga korban untuk menjemput," tutup Budhia.
Sumber: Goriau.com
Editor : Redaksi



Berita Lainnya
Kodim Boven Digoel Bangun 8 Rumah Program TMMD di Tiga Kampung Distrik Kawagit
Serikat Pekerja Nasional Kota Dumai Akan Gelar Talkshow Dan Seminar Ketenagakerjaan pada 26 juni 2024
Polsek Dumai Timur Berikan Reward Bibit Pohon kepada Pendemo Baffer Zone Aliansi AMPIZONE
Karang Taruna Jaya Mukti Aktifkan Kembali Bank Sampah
Ini Penampakan Pisau Bengkok yang Ditusukkan ke Imam Masjid di Pekanbaru
PAC PP Dumai Kota dan PORBBI Kota Dumai Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Petak Panjang
Jangan Jadikan Profesi Wartawan sebagai Sarana Mengeluh & Mengemis
Apical Group Cepat Tanggapi Stunting di Dumai dengan Program Pemberian Makanan Tambahan
Primaya Hospital Pasar Kemis Gelar Aksi Peduli Khitanan Massal Gratis
Gerah Pemberitaan, Walikota Dumai Minta Kroscek Lurah Terkait Proyek di Gurun Panjang
Bank Indonesia Mengundang Investor Jepang - Keuntungan Lebih Baik Dengan Resiko Terkendali
Serupa Gadis Probolinggo, Nenek Ini Hidup Lagi Usai 11 Jam Meninggal