GRIB Jaya Sungai Sembilan Bersinergi Membangun Sentral Anak Yatim
PANTAUNEWS, DUMAI – Dalam semangat gotong royong dan kepedulian terhadap anak yatim, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Sungai Sembilan yang diketuai oleh Supri, turut serta membantu Gerakan Sedekah Tanpa Mikir (GSTM) Sungai Sembilan dalam pembangunan gedung sentral anak yatim. Proyek ini berlokasi di Jalan Bunga, Gang Meranti, RT 05, Sungai Sembilan Pada Minggu 29/12/2024 
Kegiatan sosial ini berlangsung pada akhir pekan dengan dihadiri langsung oleh Ketua GSTM, Ustaz Ahmad Muzaini, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi dan kontribusi GRIB Jaya.
"Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan dapat menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Terima kasih kepada Ketua GRIB, Supri, dan seluruh anggotanya yang telah terlibat aktif dalam pembangunan ini," ujarnya.
Supri, Ketua GRIB Jaya Sungai Sembilan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GRIB untuk mendukung kegiatan sosial di Sungai Sembilan.
"Kami percaya, membangun fasilitas untuk anak yatim bukan hanya tanggung jawab satu pihak , tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat. Kami bangga bisa menjadi bagian dari gerakan mulia ini," kata Supri di sela-sela kegiatan.
Pembangunan gedung sentral anak yatim ini bertujuan untuk memberikan ruang yang layak bagi anak-anak yatim di kawasan Sungai Sembilan. Nantinya, gedung ini akan difungsikan sebagai tempat belajar, asrama, dan pusat kegiatan sosial yang mendukung perkembangan mereka.
Dalam kegiatan gotong royong ini, puluhan anggota GRIB Jaya dan relawan tampak bahu-membahu mengangkut material bangunan, membersihkan lokasi, serta memastikan pengerjaan berjalan lancar. Nuansa kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan semangat masyarakat Sungai Sembilan dalam mendukung sesama.
Ustaz Ahmad Muzaini juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan gedung ini, baik melalui tenaga, doa, maupun donasi.
"Setiap partisipasi, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi keberlangsungan proyek ini," tambahnya.
Kegiatan ini pun mendapatkan perhatian dari warga setempat yang turut memberikan bantuan makanan dan minuman untuk para relawan. Dengan kerja sama yang solid antara GRIB Jaya dan masyarakat, pembangunan gedung sentral anak yatim diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat dan segera digunakan oleh anak-anak yatim yang membutuhkan.
Kolaborasi antara GRIB Jaya dan masyarakat ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi dan komunitas lokal dapat bersinergi untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.
Ketua GRIB, Supri, menyampaikan harapannya agar gerakan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi organisasi lain di Dumai.
Dengan adanya sentral anak yatim ini, diharapkan anak-anak yatim di Sungai Sembilan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya guna bagi masyarakat.
"Mari terus bersatu dalam kepedulian dan kebaikan," tutup Supri dengan penuh semangat.


Berita Lainnya
P3GN Polres Dumai Sosialisasi, Edukasi Kenakalan Remaja Serta Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika
Anwar Hafid: Negara Harus Pastikan Anak-Anak Indonesia Tak Boleh Putus Sekolah
DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
PJS Kepri Gelar Musda I dan Pelantikan Pengurus DPD dan DPC se Kepri
Gercep Normalisasi Sungai Sentolam, Warga Apresiasi Langkah Bupati Rokan Hilir H. Bistamam
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Peringati HUT RI ke-80, Sekda Dumai Hadiri Jalan Sehat Subuh Berkah Bersama Warga BTN Panorama
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perluas Akses Pendidikan 40 Masyarakat yang Tertunda Lewat Program Kejar Paket C
Pemko Dumai Sabet 3 Penghargaan Diajang Serija Awards 2023
P3GN Polres Dumai Sosialisasi, Edukasi Kenakalan Remaja Serta Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika
Kesepakatan Pemko Dumai: Anak Tak Vaksin, Tak Boleh Masuk Sekolah