Bahagia Maha: Gunakan Dana Otsus Sebahagiannya Untuk Pembangunan Jalan
SUBULUSSALAM, PANTAUNEW.CO.ID - Bahagia Maha, ketua Fraksi Geranat, dan juga wakil ketua komisi A DPRK Subulussalam. meminta kepada Pemerintah Kota Subulussalam, Agar menyelesaikan pembangunan yang di awali pemerintahan terdahulu.
Kepada media ini, Sabtu, (21/08/21). Kiranya pemko, melalui dinas PUPR kota Subulussalam, agar menyeselasaikan pembangunan yang sudah diawali semasa pemerintahan terdahulu. seperti ruas jalan desa DAH, sepadan, Kecamatan Rundeng, hingga kampong jambi baru kecamatan sultan daulat.
"lebih kurang sepanjang 1 kilo meter lagi yang belum teraspal, dan berketepatan ditengah-tengah permukiman masyarakat," sampainya.
Selain itu seperti jalan Oboh menuju kampong sepang, yang sudah dibuka 3 tahun beturut turut dianggarkan oleh pemerintahan terdahulu. semestinya pemerintahan sekarang harus melanjutkan pembangunan jalan menuju sepang tersebut.
"Jika pembangunan jalan itu di lanjutkan, masyarakat disana mudah berurusan langsung kepusat pemerintahan kecamatan rundeng, dan tidak lagi harus berputar-putar melalui lentong kecamatan kuta baharu kab aceh singkil," sambungnya.
Terlebih lagi yang sangat menarik perhatian seperti jalan dari kilometer 11 kecamatan Simpang kiri menuju kecamatan longkib. yang begitu sangat rusak parah. Sehingga masyarakat yang berdomisili di kecamatan longkib sangat kesulitan saat melalui jalan yang penuh dengan berlobang. ketika mereka hendak ingin menuju pusat pemerintahan pemko subulussalam.
"Sangat miris melintasi jalanan tersebut, bila musim kemarau sepanjang perjalanan di penuhui dengan debu, ketika musim hujan air menggenangi jalan yang berlubang sehingga sangat berlumpur," katanya.
Tak heran jika warga setempat berpergian ke luar kecamatan sering terjadi kecelakaan tunggal karena memilih jalan yang elok untuk di lalui, bahkan terperosok ke lubang badan jalan hingga jatuh.
Terlepas dari itu Bahagia Maha ketua Fraksi Geranat itu juga meingatkan agar walikota melirik kampong suak jampak yang selalu langganan dengan banjir tahunan sampai 2 bahkan 3 kali pertahunnya.
"Ketika banjir tahunan itu melanda sangat meresahkan masyarat, untuk itu kami meminta kepada walikota agar mencari solusinya, supaya banjir tahunan itu bisa teratasi," sambungnya
Dia nya Bahagia maha juga menyindir mengenai Anggara untuk pembangunan di daerah kota Subulussalam. dana OTSUS yang lebih kurang 77 miliar setiap tahunya, bisa di arahkan sebahagian pembangunan di daerah kata gori Terisolir tersebut.
"dana Otsus yang didapat mencapai 77 miliar pertahun, diarahkan saja sebagian untuk pembangunan, agar dapat di rasakan masyarakat kota Sada kata ini secara merata," sindirnya.
Menurut Bahagia Maha yang sebagai wakil rakyat dari dapil 3 kecamatan Rundeng-Longkib itu, sangatlah merasa wajar kalau dianya menyuarakan, dan mengarahkan sebahagian pembangunan itu di zona dapil pemilihanya, agar daerah zona dapilnya tidak ketertinggalan pembangunan.
"mumpung daerah kita masih mendapatkan dana OTSUS itu dari pemerintah pusat, gunakanlah dana Otsus itu untuk pembangunan secara merata di kota Subulussalam,"jelasnya. (*)
Penulis: Juliadi


Berita Lainnya
Isu Miring Kunker Kades di Batam Akhir Tahun 2022 Lalu, Tuai Kontroversi
Ternyata Wako Subulussalam Telah Melaporkan Harta Kekayaannya ke LHKPN
Heboh Bantuan Sapi Kurban PTPN V Tak Sampai ke DPRD Riau, Ini Penjelasan Ketua Masjid dan Fraksi Demokrat
Polres Rohil gerak cepat Amankan Situasi Pasca Bentrok Antara Kelompok Masyarakat dengan pihak Keamanan PT. UTS (Ujung Tanjung Sejahtera).
PMII Rayon Ekonomi Islam dan Bisnis Islam Komisariat UIN Imam Bonjol Padang Sukses Laksanakan Mapaba
Rapat Koordinasi Bersama Repdem dan Kader PDIP Kota Subulussalam, Ini Tanggapan Ketua DPC Subulussalam
ACT dan YBM PLN UP3 Subulussalam Kembali Salurkan Wakaf Modal Usaha
Warga Dusun Keude Sukon Apresiasi Keuchik Kampung Tengah
Lurah Bagan Barat Siti Zuhra Bersama Staf dan Ketua RT Kembali Laksanakan Goro Bersama (Rutin)
Polda Sumbar dan Wartawan Latihan Menembak Bersama
Tinjau PLTD Desa Topang, Bupati Irwan Gesa Listrik Hidup 24 Jam dan Jangkau Seluruh Desa
Pedagang Kaki Lima Di Pasar Harian Kota Subulussalam Semrawut, Dinas Terkait Diminta Menertibkan