Pertanyakan Bansos Gelombang III, Kadinsos Dumai: Ada Selisih Angka Calon Penerima dan Anggaran
Dumai, PantauNews.co.id – Pemerintah Kota Dumai telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19) tahap II dan tahap III secara bersamaan pada Jumat kemarin (15/8/2020). Bansos Non DTKS yang disalurkan melalui Kantor- kantor Kelurahan se-Kota Dumai merupakan sisa kekurangan pembayaran dari APBD Dumai.
Sebelumnya Non DTKS Gelombang I dan II, sudah menerima tahap II dan tahap III yang digabungkan sekaligus bersumber dari Bankeu Provinsi Riau sudah dibayarkan sekitar bulan Juli 2020 lalu masing-masing sebesar Rp600 ribu/KK.
“Uangnya baru masuk ditansfer dari BPKAD ke rekening Dinsos Dumai, “ ungkap Kadisos Kota Dumai, Hasan Basri, Rabu (12/8/2020) lalu.
Pantauan, hampir seluruh kelurahan se-Kota Dumai, menyalurkan sisa kekurangan dana Bansos Non DTKS. Bansos Non DTKS ini merupakan sharing anggaran APBD Dumai dan Provinsi.
Seperti di Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, tampak membludaknya masyarakat penerima Bansos DTKS. Tidak diketahui berapa jumlah penerima Bansos di Kelurahan Jayamukti, terlihat ruas jalan menjadi padat dan sempat terjadi kemacetan.
Masyarakat yang sempat binggung dengan sistem penyaluran yang bertahap-tahap ini, Hasan Basri menyampaikan, dikarenakan dana Bansos berasal dari dua APBD yakni Dumai dan Provinsi Riau.
“Pembayaran Bansos kegiatan jaring pengaman sosial Tahap II dan III serentak disalurkan kepada masyarakat dampak COVID-19. Ada sekitar penerima sebanyak 28.578 kk dengan anggaran lebih kurang Rp17 Miliar,” tutur Kadinsos Dumai.
Informasi yang terhimpun, Sabtu (15/8/2020), adanya masyarakat yang mempertanyakan penyaluran Bansos Gelombang III, kabarnya ada penolakkan dari beberapa Lurah se- Kota Dumai untuk penyaluran Bansos Gelombang III. Infomasinya, data yang telah diverifikasi bersama Timwas Bansos Non DTKS tidak sesuai dengan yang diharapkan pihak kelurahan.
“Ini boomerang dan pasti masyarakat akan menyalahkan pihak keurahan dan Timwas lainnya. Kabarnya ada kelurahan yang mengajukan sekitar 500 KK, jika yang disalurkan sekitar 60 KK, apa tidak berabe dann kami diamuk massa,” kata salah satu LPMK di Dumai yang enggan namanya dipublikasikan.
Terkait adanya Gelombang III, Hasan Basri menjelaskan masih adanya selisih angka calon penerima dengan anggaran yang dicadangkan.
“Untuk Gelombang ketiga masih belum, ada selisiih angka penerima dengan anggaran,” katanya lagi.
Ditambahkan Hasan, untuk cadangan anggaran Gelombang III ada sekitar 2000 KK. Namun, dari hasil verifikasi data yang masuk dari seluruh kelurahan ada sekitar 7000 KK.
“ Jadi jika dibagi 33 Kelurahan dari 2000 KK, dapatnya hanya sekitar 60 KK,” tukasnya.
Penulis: Aan Heru Saputra


Berita Lainnya
Antusias Warga Desa Bonisari Untuk Divaksin Makin Meningkat
Viral Tugu Gerbang Tol Madiun yang Dikaitkan dengan Palu Arit PKI
Pemda Manggarai Timur Gelar Pembukaan Seleksi JPTP Tahun 2021
Tradisi Suku Minangkabau Yang Hampir punah
Ketum Ormas FBB Dukung Para Mahasiswa Tuntut Oknum Polisi Yang Arogan
HMI Cabang Batam Seru Utusan Cabang Se-Indonesia untuk Pulang dari Kongres HMI di Surabaya
Roy Kiyoshi Ditangkap Polisi
Beginilah Kemeriahan HUT RI Ke 77 Warga Perumahan Pondok Surya
Ketua PA 212 Akan Tegur Anies soal Penghargaan Diskotek
Peduli dan Antisipasi Pencegahan Corona, Hendri Sandra Berikan 2 'Disinfection Chamber' ke Rumah Ibadah
Bupati Cilacap Himbau Warganya Sukseskan Gerakan 'Jateng di Rumah Aja'
Ichang Mundur dari Ketua PORBBI Dumai, Bripka Rahmad Dany Diminta Pimpin Kembali