Terkait Keluhan Rujukan RSUD di Pekanbaru, Mak Nita Ingin Wujudkan Rumah Singgah Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dumai (PantauNews.co.id) – Nita Ariani, S.Kep,Ns,M.Kep yang mencalonkan sebagai orang nomor dua pada perhelatan bursa Pilkada Dumai 2020 mendatang dan diperkiraan dakam waktu dekat ini. Sosok Bakal Calon Wakil Walikota (Balon Wawako) Dumai asal Partai Gerindra ini menjadi perhitungan dalam percaturan politik.
Sosialiasi terus menerus yang dilakukan, Nita Ariani yang juga menjabat Ketua Barisan Emak Emak Dumai (BEMD) ini sangat memiliki peluang serta dukungan mendapat kepercayaan partai yang membesarkannya.
Pantauan dilapangan, nama Nita Ariani satu satunya Balon di Pilkada Dumai 2020 dengan mencuatnya serta termasuk memiliki polling tertinggi dibeberapa survey.
Seperti yang dilakukan Nita Ariani di RT 12 bersama ibu ibu pengajian di Jalan Kesuma Gg. Flamboyan, Selasa (07/01/2020) lalu. Pemaparan Nita Ariani yang biasa akrab disapa Mak Nita terkait pencalonannya, tampak antusias masyarakat yang digandrungi oleh kaum hawa tersebut.
Mak Nita menyoroti beberapa hal seperti beasiswa kepada anak kurang mampu dan prestasi. Kedua, minimnya serapan dan peluang tenaga kerja lokal dibeberapa perusahaan di Kota Dumai. Ketiga, banyaknya keluhan masyarakat Kota Dumai yang kurang mampu terkait penginapan, ketika mendapat rujukan ke RSUD di Pekanbaru dan terakhir kemandirian UKM UKM yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Beberapa point yang dipaparkan oleh Mak Nita, pengawasan yang tepat sasaran kepada beasiswa kepada anak kurang mampu dan prestasi. Selanjutnya, peluang untuk mendapatkan pekerjaan kepada anak anak tempatan, Mak Nita mengharapkan adanya pengawasan dari pemerintah.
“Beasiswa harus tepat sasaran. Prioritas, anak yang kurang mampu dan berprestasi harus diutamakan. Selanjutnya, bagaimana pelatihan pelatihan serta sertifikasi anak anak tempatan sebagai modal utama untuk berdaya saing dan pastinya mendapatkan pekerjaan yang layak,†papar Mak Nita saat dikonfirmasi awak media Minggu (12/01).
Mak Nita yang sering mendengar keluhan, banyaknya masyarakat kurang mampu panik ketika ada pihak keluarga dirujuk ke RSUD Pekanbaru.
“Insha Allah, jika Allah SWT saya mengizinkan sebagai Wakil Walikota, saya akan buatkan rumah singgah bagi masyarakat kurang mampu. Ini sudah menjadi niat saya, †ungkap Mak Nita.
Ditambahnya Mak Nita, bahwa niat ini sudah ingin diwujudkannya terkait rumah singgah bagi masyarakat kurang mampu. Permasalahan biaya penginapan menjadi persoalan ketika ada pihak keluarga yang dirujuk di RSUD Pekanbaru.
Walaupun ada rumah mess Pemko Dumai, namun tetap berbayar serta jauhnya jarak antara penginapan yang biasanya dirujuk di RSUD Arifin Ahmad. Disinilah, Mak Nita sering mendengar keluhan dari masyarakat yang kalangan ekonomi menengah kebawah.
“Seperti contohnya keripik cabe yang sudah dikenal kegurihannya dan bahkan diluar Kota Dumai, keripik cabe kita sudah dikenal dan menjadi ‘buah tangan,†beber Mak Nita.
Jika dipantau, keripik cabe yang berasal dari Kota Dumai, Mak Nita acap kali melihat makanan ringan yang dijadikan ‘oleh oleh’ yang dibungkus dengan karton mie instan.
“Jika kita mau, bagaimana setiap UKM UKM yang berpotensi semua kita patenkan,†pungkasnya.
Penulis: Erwin Komeng
Editor : Dedi Saputra



Berita Lainnya
KNPI Riau Dorong KPK Tahan Adik PJ Wako Pekanbaru, Larshen Yunus: Mardiansyah Berpotensi Mengaburkan Kasus dan Alat Bukti
Kapolres Dumai bersama Dandim 0320/Dumai Hadiri Pelepasan Pendistribusian Sembako Bantuan Presiden
Managemen PT MCM Diduga Menolak Perundingan Bipartit yang Diajukan Pekerja
Dinkes Riau Ingatkan Kabupaten/Kota Terkait Manajemen Penggunaan Vaksin
LAMR Ajak Masyarakat Kompak Dukung Larangan Mudik
Tokoh Pemuda Minta Balai Gakkum Wilayah Sumatera Seksi II Turun ke Inhu
Peringatan Harganas Ke-30, Bupati Rohul Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana
Wagubri Minta Masyarakat Tak Takut Divaksin, Ini Alasannya
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
Tes Urin Mendadak Imigrasi Dumai, Rejeki Putra Ginting: jika ada yang terbukti positif Tidak Akan Ditolerir
Kapolda M Iqbal: Kejaksaan Adalah Mitra Strategis Dalam Penegakan Hukum
Deddy Handoko Kembali Jabat Ketua Perbakin Riau