Konsolidasi Internal Sikat Perisih, Bastian Jambak Tekankan Persatuan dan Marwah Organisasi

Kamis, 08 Oktober 2026

PANTAUNEWS, DUMAI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perisih) menggelar pertemuan konsolidasi internal sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas kepengurusan, mengevaluasi program kerja, serta menyusun langkah organisasi ke depan.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, bertempat di Coffee Latte, Jalan Tegalega, Kota Dumai. Konsolidasi dipimpin langsung Ketua Umum DPP Lembaga Sikat Perisih, Bastian Jambak atau yang dikenal dengan Syekh Muda Sabaruddin.

Sejumlah agenda menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, di antaranya evaluasi kegiatan organisasi, konsolidasi internal kepengurusan, serta pembahasan program kerja yang akan dijalankan ke depan.

Dalam arahannya, Bastian Jambak menekankan pentingnya menjaga kekompakan, saling menghargai, serta memperkuat rasa persaudaraan di antara seluruh jajaran pengurus.

Menurutnya, organisasi tidak hanya dibangun berdasarkan struktur kepengurusan, tetapi juga membutuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan antaranggota agar setiap program dan agenda organisasi dapat berjalan secara optimal.

“Kita harus saling menghargai dan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan di internal organisasi. Kita ini adalah keluarga,” pesan Bastian dalam pertemuan tersebut.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar senantiasa menjaga marwah dan nama baik organisasi dalam menjalankan setiap aktivitas di tengah masyarakat.

Bastian meminta jajaran pengurus tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai informasi atau pihak yang berpotensi memicu konflik internal.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam sebuah organisasi merupakan sesuatu yang dapat terjadi. Namun, perbedaan tersebut semestinya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah dan mekanisme organisasi, bukan justru menjadi pemicu perpecahan.

“Jaga marwah organisasi dengan baik. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga akhirnya menimbulkan kehancuran akibat perpecahan,” tegasnya.

Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Selain penguatan internal, Bastian juga mendorong jajaran pengurus DPP Sikat Perisih untuk terus membangun komunikasi, kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak.

Kerja sama tersebut, kata dia, termasuk dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah, maupun elemen masyarakat lainnya sepanjang diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Bastian menilai organisasi masyarakat memiliki peran penting sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan sosial, pengawasan serta berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.

“Mari terus menjalin kolaborasi dan sinergi dengan Forkopimda serta pihak-pihak lainnya untuk kemajuan masyarakat dan pembangunan,” ujarnya.

Evaluasi untuk Memperkuat Langkah Organisasi

Pertemuan konsolidasi tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus melihat berbagai hal yang perlu diperbaiki dan diperkuat.

Evaluasi internal dinilai penting agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih terarah, terukur dan sesuai dengan tujuan organisasi.

Dengan konsolidasi yang dilakukan secara berkala, DPP Sikat Perisih berharap komunikasi antarjajaran semakin solid dan setiap pengurus dapat memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing.

Bastian menegaskan bahwa kekuatan organisasi sangat bergantung pada soliditas internal. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk mengedepankan kebersamaan, menjaga komunikasi dan menghindari konflik yang dapat mengganggu keberlangsungan organisasi.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen DPP Sikat Perisih untuk terus memperkuat organisasi dari sisi internal sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Dumai dan Provinsi Riau.

“Kalau internal kita kuat, komunikasi baik dan semua pengurus bisa bersatu, insyaallah organisasi akan mampu menjalankan program dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Bastian.