PKKMB Universitas Awal Bros, Karmila Sari Tanamkan Nilai Pancasila kepada Mahasiswa Baru

Selasa, 15 September 2026

PEKANBARU, PANTAUNEWS,  - Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, membekali 274 mahasiswa baru Universitas Awal Bros dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Ballroom Grand Central Hotel Pekanbaru, Senin (14/9/2026).

Mengangkat tema “Unggul Berkarakter, Adaptif Berkarya, Berdampak Nyata”, Dr Karmila Sari menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan perguruan tinggi, membangun karakter, serta beradaptasi dengan lingkungan kampus.

Dalam pemaparannya bertema “Menjadi Generasi Muda yang Berkarakter, Berkonstitusi, dan Menghargai Keberagaman”, Karmila Sari mengajak mahasiswa memahami Pancasila, konstitusi, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sebatas materi yang dihafalkan.

“Pancasila bukan sekadar hafalan saat sekolah, teks yang dibaca ketika upacara, materi ujian, atau simbol di ruang kelas. Pancasila adalah cara kita berpikir, bersikap, memperlakukan orang lain, dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Karmila.

Wakil Ketua PP KPPG ini kemudian mengaitkan nilai lima sila Pancasila dengan kehidupan mahasiswa di kampus. Sila pertama, kata dia, dapat diwujudkan melalui toleransi dan penghormatan terhadap teman yang berbeda agama.

Sila kedua diterapkan dengan menghargai setiap manusia, termasuk menolak bullying, kekerasan dan pelecehan seksual. Menurutnya, hal yang dianggap sebagai candaan sekalipun dapat berdampak serius bagi orang lain.

“Jangan sampai hal yang menurut kita bercanda justru menjadi sesuatu yang merusak karakter dan kenyamanan orang lain,” tegasnya.

Untuk sila ketiga, Karmila mengingatkan mahasiswa agar tidak membeda-bedakan suku, daerah, bahasa maupun latar belakang. Perbedaan, menurutnya, justru menjadi kekuatan Indonesia untuk membangun persatuan.

Sementara sila keempat dapat diterapkan melalui kebiasaan berdiskusi, bermusyawarah dan menghargai pendapat. Ia juga mendorong mahasiswa baru aktif mengikuti organisasi kampus untuk melatih kepemimpinan, kerja sama dan kemampuan menyelesaikan persoalan.

Namun, Karmila mengingatkan aktivitas organisasi harus tetap seimbang dengan kewajiban utama mahasiswa, yakni menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik.

“Jangan lupa tugas utamanya adalah menyelesaikan kuliah dengan hasil yang sangat memuaskan. Organisasi menjadi ruang untuk belajar memahami karakter orang, berbagi tugas dan membangun kemampuan kepemimpinan,” ujarnya.

Pada sila kelima, Karmila menekankan pentingnya kejujuran, kepedulian dan tidak mengambil hak orang lain. Sikap tersebut dinilai menjadi modal penting mahasiswa ketika memasuki dunia kerja dan berinteraksi dengan masyarakat.

Karmila juga menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman.

Dr Karmila Sari mengingatkan mahasiswa baru bahwa kehidupan kampus merupakan ruang untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter, etika dan empati.

“Mahasiswa jangan hanya pintar dan berwawasan. Harus terampil, memiliki karakter unggul dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Karmila juga mendorong mahasiswa baru yang berminat untuk bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau organisasi lainnya. Menurutnya, pengalaman organisasi dapat melatih mahasiswa menjadi problem solver, bekerja dalam tim dan membangun jejaring.

Selain itu, Karmila meminta mahasiswa bijak menggunakan media sosial. Setiap unggahan, menurutnya, dapat menjadi rekam jejak yang memengaruhi citra dan masa depan seseorang.

Sebelum kegiatan tersebut, pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof Brian Yuliarto secara daring juga disampaikan kepada mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi.

PKKMB, menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dari lingkungan sekolah menuju kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Mahasiswa baru Universitas Awal Bros diharapkan tidak hanya cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang unggul berkarakter, adaptif dalam berkarya dan mampu memberikan dampak nyata, ( HSY).