
ROHIL, PANTAUNEWS– Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat peningkatan infrastruktur daerah. Salah satunya dengan menjemput dukungan pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Di bawah kepemimpinan Bupati Rohil H. Bistamam, Pemkab Rohil mengusulkan peningkatan Jalan Lintas Bangko Pusako–Kubu sepanjang 3,7 kilometer dengan nilai usulan mencapai Rp40,685 miliar.
Langkah tersebut mulai menunjukkan perkembangan setelah usulan yang disampaikan Pemkab Rohil ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Kementerian Pekerjaan Umum dan Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hilir.
Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengusulan program. Kehadiran tim teknis di lapangan diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi ruas jalan serta kebutuhan peningkatan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Rohil Khoirul Fahmi, ST., mengatakan Pemkab Rohil terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pembangunan infrastruktur di daerah dapat memperoleh dukungan melalui program nasional.
Menurutnya, peningkatan Jalan Bangko Pusako–Kubu memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Rokan Hilir.
" Bapak Bupati terus mendorong agar kita menjemput program-program dari pemerintah pusat. Salah satunya melalui program IJD ini. Kita berharap usulan peningkatan Jalan Bangko Pusako–Kubu dapat segera terealisasi," ujar Khoirul Fahmi kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Ia menyebutkan, dengan panjang usulan 3,7 kilometer dan nilai sekitar Rp40,685 miliar, pembangunan ruas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Bagi masyarakat, infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar. Jalan yang memadai tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga menjadi penghubung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah yang dilintasi.
Karena itu, Pemkab Rohil terus berupaya mencari berbagai sumber dukungan pembiayaan pembangunan, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah.
Langkah jemput bola dilakukan mulai dari koordinasi di tingkat provinsi hingga pemerintah pusat. Pemkab Rohil berupaya menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan program-program strategis yang dimiliki pemerintah pusat.
"Bupati meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar usulan ini bisa berjalan dengan baik dan segera mendapatkan kepastian untuk pelaksanaannya," kata Khoirul.
Menurut dia, keterbatasan kemampuan anggaran daerah tidak boleh menghentikan upaya pemerintah dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur. Karena itu, koordinasi lintas pemerintahan menjadi salah satu strategi yang terus dilakukan.
Peninjauan bersama BPJN Riau di lokasi Jalan Bangko Pusako–Kubu menjadi salah satu tahapan yang diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi terealisasinya usulan tersebut.
Pemkab Rohil berharap dukungan pemerintah pusat melalui program IJD dapat membantu mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan, sekaligus memperkuat konektivitas menuju berbagai wilayah di Kabupaten Rokan Hilir.
Berlahan namun pasti, Pemkab Rohil terus menjemput peluang pembangunan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik dan membuka akses pembangunan hingga ke wilayah pelosok Rohil, ( HSY).