THR Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Ratusan Guru ASN dan PPPK Geruduk Bank Riau Kepri Syariah Dumai

Selasa, 17 Maret 2026

ASN dan PPPK menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Dumai, Selasa (17/3/2026)

PANTAUNEWS, DUMAI – Sekitar 100 guru berstatus ASN dan PPPK menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Dumai, Selasa (17/3/2026) pagi. Aksi yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipicu oleh pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dilakukan pihak bank tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Para guru yang datang secara berkelompok menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kebijakan sepihak tersebut. Dalam orasinya, massa menilai pemotongan THR tidak hanya melanggar prinsip transparansi, tetapi juga mencederai kepercayaan nasabah, khususnya kalangan pendidik yang selama ini menjadi bagian dari loyalitas layanan bank daerah.

“Kami tidak pernah diberi informasi atau sosialisasi. Tiba-tiba THR kami berkurang. Ini sangat merugikan,” ujar salah seorang peserta aksi.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif tertib. Massa membawa sejumlah spanduk dan tuntutan, di antaranya meminta penjelasan resmi dari pihak BRKS, pengembalian dana yang dipotong, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen BRKS Dumai belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pemotongan THR tersebut. Ketidakjelasan ini semakin memicu keresahan di kalangan guru, terlebih menjelang momentum hari raya yang seharusnya menjadi waktu pemenuhan kebutuhan keluarga.

Aksi ini menjadi sorotan publik di Dumai, mengingat isu kesejahteraan guru kerap menjadi perhatian serius. Para peserta berharap pemerintah daerah turut turun tangan untuk memastikan hak-hak tenaga pendidik tetap terlindungi dan tidak diperlakukan secara sepihak oleh institusi keuangan.